Ternyata Surya, teman suamiku yang bertemu semalam. “Aaacchhh…” tubuhku menegang, kepalaku tetarik ke belakang dan, “Crooottt… crooottt… crooottt…” kurasakan air mani Surya menyemprot ke dalam rahimku. Bokepin “Uuuhhh Surrr… nikmatt sekalii… uuuhhh…” aku merintih merasakan nikmat yang tidak terkira. Setelah berbincang sejenak maka telpon kututup. Dia lalu menggoyangkan batang kemaluannya keluar masuk keluar masuk, makin lama semakin cepat. Tangan Surya perlahan meraih belakang leherku dan menarik tali pengikat bajuku, rupanya dia berusaha membuka pakaian pestaku yang dirasakannya menghalangi pemandangan indah yang sudah dinanti-nantikannya. Dan tiba-tiba, “Blesss… aaaccchhh…”
Lubang kemaluanku terasa hangat, “Uuuhhhh… Surrr… nakal kamu…”
Surya hanya tersenyum saja. Setelah saling membetulkan pakaian, Surya pun menekan tombol lift kembali dan kami meluncur langsung naik ke atas, kali ini kembali ke tempat pesta berlangsung.




















