“Engga apa-apa”, katanya ringan. Di hatiku sudah ada orang lain. Bokepin Kelvin datang mendekati, barangkali ingin ikut mengamati, tetapi tidak ada komentar lain yang keluar dari mulutnya. Kelvin datang mendekati, barangkali ingin ikut mengamati, tetapi tidak ada komentar lain yang keluar dari mulutnya. Aku kelihatan sangat seksi. Aku memang tidak punya perasaan khusus untuknya, kami bahkan baru kenal, tapi.. Aku tidak mau nantinya berakhir di kantor security atau apa, pikirku. Aku tidak begitu yakin jika aku harus menurutinya atau menolaknya mentah-mentah. “Ada barang lain yang masih diperlukan?” tanya Kelvin. Sudah pula aku berikan macam-macam alasan, tapi hari ini agaknya ia tidak akan menerima, “tidak” sebagai jawaban.Sudah dua tahun aku tidak ada kontak dengan Kelvin sampai minggu lalu aku bertemu dia secara kebetulan




















