Pak, ini Herlin dari toko *** ” Aku hanya mengiyakan, aku tahu itu adalah sebuah toko handphone di mall
ini. Bokep Makanya aku nyuruh kamu datangnya hari ini, biar dirumah ngga ada orang. maaf.” Herlin mungkin melihat wajahku yang memerah, dia
tertawa dan berkata, “hi..hi..hi.., kenapa? oohh.. Lagipula aku punya istri, gimana aku harus menjelaskan ke istriku?” Herlin mengangguk dan
tersenyum, “Aku tidak akan menceritakannya kepada siapapun, aku juga malu kalau sampai orang tahu. kamu lihat juga
dong, susuku kan kecil juga. Aku ngga peduli barangmu kecil atau apa.. Dan lagi-lagi kebimbangan hadir dalam pikiranku, masa aku harus memerawaninya? Bercintalah denganku
Vito..” Aku cuma bisa duduk diam kayak orang bego.




















