ATID-434 Feminization ● One Morning, A Boyfriend’S Body Became A Woman. Nami Hoshino
sayang, cepet masukan!” katanya memelas-melas. Bokepin Aku pompakan penisku dengan penuh gairah.Sementara Lina pergi ke kamar mandi dan mengurung diri disana. Kemudian terasa sesuatu yang plong. “Saya ingin istirahat”. “Engga apa-apa, cuek aja..” kata Mbak Santi enteng sambil tersenyum manis.“Wah, rupanya lagi pada asyik nih,” kata Lina begitu membukakan pintu dan masuk ke dalam kamar. Kepalanya bersender pada ujung bathtub. Mbak Santi memutarkan badan di atas tubuhku yang telentang. “Ooogghh.. Dadanya yang naik turun langsung kuremas. nikmat Lin..” teriakku mengiringi kenikmatanku pada kemaluan kami. Dia menjerit. San!” suara perempuan. enak..”erangku. Mbak Santi memutarkan badan di atas tubuhku yang telentang.




















