Sebelum pergi Ramah mendekatiku sambil mengatakan “bang Ramah mau pergi, pokonya besok aku hubungi abang, ok bang ?” aku mengiyakannya. Bokepin Saat itu juga gadis yang seksi, manja mencubitku dengan kesal. Kami langsung menuju ke arah Simalingkar salah satu café and bar dekat Hotel Royal Sumatera. Menjawab pertanyanku dengan manja sambil mengajak aku untuk menginap. Abang mau ngapain ? Kupanggil pelayan café untuk membayar minuman. Tapi itu semua tidak pernah dia masukkan dalam hati hanya dianggapnya sebatas kuping saja. Ramah memang nakal, mau tahu aja apa isi dalam tas aku.




















