Matanya yang bulat besar memantulkan kilatan cahaya neon di luar bus.Dia memandang ke bawah tubuhku. Sweater tadi kemudian aku tutupkan di atas dadaku, dan kemudian tanganku kulipat. Bokepin Dia berhenti mengelus penisku, membungkukkan sedikit badannya, dan kemudian berusaha melepas kait BHnya di belakang. Tanganku sudah berada tepat di atas gundukan itu. 4 hari lagi, aku akan menikahi Mei, kekasihku selama 6 tahun. Aku melanjutkan tidurku.Tidak berapa lama aku terlelap, aku merasakan kaki anak di sebelahku menyentuh kakiku. Aku kembali menggesekkan kakiku, menunggu responsnya. Menanti elusannya.Sepertinya kait BHnya sudah lepas. Aku kembali mengelus pahanya. Memejamkan mata.Lama sekali. Tidurku pasti nyenyak malam ini. Aha, dia mengerti.




















