Pahanya sedikit dirapatkan supaya sesuai dengan ketinggian aku yg berdiri dilantai.Lalu kurangkul pinggulnya dan kuarahkan Burungku.. Aku tdk dapat menjawab sepatah kata pun. Bokep in aaah.. ada kalian berdua aku pasti seneng” jawabku tersenyumMalam itu pukul 11 saat pembantu-pembantu terlelap, aku dan Isabell menuju kamar tante Felisa. kamu masih lama?” tanyanya
“udah hampir nih, kita bareng2 yah..” pintaku tersengal-sengal.. Isabell mulai meliuk-liuk.. Tante Felisa masuk ke kamar setelah berpakaian lebih santai.“Agus, ternyata kamu liar juga yah…” katanya. aku juga banyak tugas” jawabku
“jangan alasan Gus, kamu kan gak perlu buru-buru lulus” rayu tante Felisa. Tinggal aku berdua tante Felisa.




















