Luzia masih menikmati permainan bibirnya dan Rysh, ia menukar ludah dan menggigit pelan bagian bawah bibir Rysh. Bokepin Luzia merasakan kedua tangannya diangkat ke bagian atas, ia hanya bisa pasrah saat Rysh kembali memasung tangannya dengan rantai. Seandainya pria itu sadar betapa menyakitkannya musim tern, mungkin akan mengerti penderitaannya sekarang.“Kau sangat menginginkan tubuhku?” tanya Rysh dengan wajah dingin, ia berdiri dan menghampiri Luzia. Aku ingin pergi, ini sangat menyiksa!”“Berbicaralah dengan lembut,” ujar Rysh. Ia bisa merasakan jika tubuh itu semakin dingin, keringat membasahi tubuh Luzia dan itu sangat menggairahkan. Musim tern kali ini memang membunuhnya, ia menyesal karena gegabah mengambil waktu dan tidak memperhitungkan datangnya musim terkutuk itu.




















![[siêu Phẩm] Em Tàu Mắt Cận Dâm đãng, địt Nhau Với Bạn Trai Cực Phê, Nứng Tới Bến](https://bokepin.asia/wp-content/uploads/2026/04/xv_26_t-193.jpg)