Lalu kelompok memilih aku dan Herman untuk datang kerumah pebimbing kita dan Herman pun menyetjuinya.Hari minggu malam itu aku berangkat kerumah dosen dgn Herman, aku menjemputnya dirumahnya. Bokep in Sebulan berlalu kami masih tampak biasa saja walaupun sebenarnya otakku ini sdh keiisi dgn sosok Herman.Semakin bertambah bulan akhirnya kami semakin akrab saja, dgn segala alasan aku mengajak Herman untuk bertemu. Tiap kali aku dipertemukan dgn Rudi aku selalu cuek, aku hanya menawab dgn singkat saja, bahkan sering aku bicara kasar sama dia, agar membuatnya tak mau sama aku, tp Rudi ini juga sangat sabar menghadapi perkataan kasarku.Setelah pertemuanku dgn Rudi waktu itu, selepas pulang kerja aku lalu menemui Herman, aku ngomong yg sejujurnya sama Herman kalau aku dijodohkan orang tuaku.




















