Apalagi aku memang hanya sendiri di kendaraaanku.Sepanjang perjalanan kami ngobrol panjang lebar tentang segalanya dan akhirnya dapat kuketahui nama wanita itu adalah Fenny. Bokepin “ Gimana ya….. , awal melihatmu ingin rasanya aku memelukmu !” jawabku sedikit merayu.sambil memeluk dari belakang dan mencium bekang telinga selanjutnya leher bagian belakangnya, yang tanpa penolakan bahkan terlihat Fenny begitu menikmati.Kuberanikan untuk mengelus kening selanjutnya turun ke dada dan terus meremasinya dengan halus terutama sekitar puting yang nampak kian mengeras. Sambil mengelus kontolku yang mengecil tapi mulai nampak tanda-tanda akan bangun lagi.“Mas… boleh nggak Fenny minta lagi..” Pinta Fenny. kan hari sudah mulai gelap tentunya sulit mencari alamat saudaranya waktu begini “ tanyaku.“ Entahlah mas soalnya saya tidak punya cukup uang jika harus menginap di penginapan”




















