Jujur, aku mulai degdegan waktu membayangkan apa saja yang mungkin terjadi setelah Prima masuk ke dalam kamarku nanti. Bokepin Bahkan hingga ke kolong tempat tidurnya kuperiksa. Berbagai mobil yang dimiliki oleh suamiku juga mengikuti trend masa kini, walau tiada yang semahal mobil punya Yadi, mantan suamiku. Hanya kota kecil yang belasan kilometer jaraknya kalau mau menuju kota besar. Yadi pun tidak mau mengganggu gugat segala harta benda yang telah diberbaginya padaku.Ia cuma menyarankan supaya kedua rumah kosku itu tidak dimunculkan terhadap Kang Eman, bahkan mobilku pun tidak usah dipamerkan terhadap suami baruku itu. Senyum yang paling aku sukai pada dirinya. Ia rutin ngecek stock barang di supermarket alias mall alias hotel-hotel. Biasanya suka ngajak ngobrol, ngomongin yang lucu-lucu serta sebagainya.Tapi kini kalian




















