Tangan ibu mengusap-usap wajahku sangat mesra.Aku gak peduli … Aku ingin bahagia sama mama … Aku ingin mama … Jawabku.Hhhhmm … Ibu hanya bergumam lalu bangkit dari pangkuanku.Ma …! Tokoh dan karekter yang diciptakan hanya khayalan dan bukan karakter sesungguhnya. Bokep in Dan kini aku bisa melihat dengan jelas, gundukan di selangkangannya yang terbalut oleh celana dalam berwarna krem membuatku harus menelan ludah lagi, pahanya yang putih mulus dan ramping membuat semuanya serasa dalam mimpi.Jaga matamu …! Tanya ibu agak terdengar kesal.Ya elah … Mama ini gimana sih … Pantes aja si Iwan mau lulus, lah kuliahnya aja di Fakultas Sasta … Sementara aku di kedokteran … Lain lah Ma … Kilahku yang juga agak kurang senang.Oh … Iya juga … Hi hi




















