Dan dengan bodohnya aku bertanya, “Boleh aku lepaskan pakaianku?”, dia tertawa kecil dan menjawab, “terserah kau saja..”.Segera kulepaskan pakaianku, dia terbelalak melihatku dalam keadaan polos, “Ahk.. Sebuah panggilan yang sepertinya terlalu mesra untuk tahap awal ini. Bokepin Uang bagiku tidak masalah, karena aku berasal dari keluarga menengah dan gajiku cukup, namun kepuasan yang aku dapat jauh dari itu. oohh..” teriaknya panjang mengakhiri babak permainan itu. Sebuah panggilan yang sepertinya terlalu mesra untuk tahap awal ini. Sehingga aku tidak memasang tarif untuk jasaku itu, diberi berapapun kuterima.Sepanjang hari itu, sejak iklanku terbit banyak respon yang kudapat, sebagian dari mereka hanya iseng belaka, atau hanya ingin ngobrol.




















