Mulutnya kembali memagut mulutku, kami berciuman dengan ganas. Gak terlalu besar sih, tanganku dibimbing untuk membuat gerakan mengusap dan meremas. Bokepin Temenin aku dong, siapa tau nanti ada kesulitan lagi.” Sambil tangannya meraih tanganku dan menarikku untuk duduk lagi. Tapi lagi ruwet nihh…, dia kecantol ama temen kerjanya, ini aku lagi ngurus cerai” katanya sambil sedikit serak. Mas pasti tau dehh… yukk”
“Ya mbak” aku pelan-pelan rebah bersama Dewi. Huuuuuhhhhh, sambil sesekali terasa gigitan-gigitan kecil yang sering bikin aku kaget. Dewi mulai mendesah lirih, aku tambah ritmenya. Hubunganku dengan Dewi hingga tahun 2014. Mbak yang secantik ini di khianati…” agak nggombal dikit jawabanku“Hahaha…, cantik gimana?




















