Aku merasakan suatu keganjilan. Bokepin Aku berusaha tetap bersikap sopan meskipun kutahu wanita tua itu menaruh minat khusus pada organ yang tersembunyi di balik celana jeansku. “Ya, Hallo..!” sapaku datar. “Yahh.. Ia menceritakan hari-harinya di kantor siang itu, mengutarakan rencananya nanti malam, dan menceritakan aktivitas tambahan yang dilakukannya tadi pagi. Aku menarik napas sesaat. Kulihat celana pendek hitamku tergeletak pada sebuah bangku kecil di depan meja rias itu. Pikiranku menjadi teringat kembali pada mimpi yang sempat kualami.Saat itu aku berada di sebuah bar. Aku tak menyahut. Aneh, pikirku. Tak lama kemudian kami mengakhiri pembicaraan itu, setelah sebelumnya Linda menegurku, dengan suara bernada keras.




















