“Akh.., kayak nama perempuan..” celetuknya. Bokep “Sendy Wiratama..” sahutku. “Sendy Wiratama..” sahutku. Sementara itu aku hanya dapat merenung tanpa dapat berbuat apa-apa. Belum juga aku menjawab, Uwak sudah menarik tanganku dan menggandengku menuju ke mobilnya.Sebuah mobil Starlet warna hitam ter-paintbrush dengan indah dan tampaknya masih cukup baru. Sementara itu aku hanya dapat merenung tanpa dapat berbuat apa-apa. Uwak memaksa dan membawaku masuk ke dalam rumahnya, bahkan dia langsung menarikku ke lantai atas. Bahkan sikapnya begitu mesra sekali. Tetapi aku juga ketakutan setengah mati. “Jalan-jalan yuk..!” ajaknya tiba-tiba sambil bangkit berdiri. “Kamu bawa mobil..?” tanyaku heran. Untungnya aku sering pinjam mobil Papa, jadi tidak canggung lagi membawa mobil. Uwak langsung menyebutkan alamat rumahnya.




















