Perempuan yang mengenakan jas hujan itu masuk, meninggalkan lelaki yang tadi. Tidak tampak rasa takut dalam dirinya. Bokepin Kepalanya jatuh tepat di sisi trotoar. Tidak cukup lama, orang-orang sudah berkerumun ke arah anak itu. Malam semakin larut. Di tengah keremangan, aku menyaksikan anak laki-laki itu bersama dengan gerombolan anak yang tadi. Aku langsung ingin mengutuk diri. Itu karena anak perempuan dalam mobil sedan itu terlihat ingin muntah, jadi dia membutuhkan kantong plastik hitam demi memuntahkan semua isi perutnya. Ketika matahari bersinar, aku menggosong. Di dekat semak-semak, tak terlalu jauh dari tepi jalan, di tempat yang agak gelap.




















