Atau Satin? Bokep Kemudian melihat suaminya yang tersenyum mengangguk kepadaku di seberang kursi kami, menggendong anak yang kira-kira berusia 5 tahun.“Aduh, bu, maaf, bukannya saya tidak mau, cuman memang saya sengaja memilih tempat di bawah AC ini bu. Tapi kepepet sih, harus cari upa (“cari nasi”) di Jakarta.Tak lama kemudian bis itu datang juga. Aku memejamkan mata lagi.“Buka matamu, awasin ….”Aku tidak mengerti. Pelan dan sedikit menekan. Meremas pangkal dadanya. Kenakalanku paling besar hanyalah minum tomi (topi miring in case you’re wondering) dan sedikit magadon, waktu acara naik gunung di SMA. Sedikit ku remas, tapi tidak banyak. Tanganku berubah posisi, mengelus pahanya yang tertutup kain jeans.




















