Sudah lama kucari alamatmu dan ingin bertemu denganmu, tapi baru kali ini aku sempat. Bokepin Kapan kamu berumah tangga dan apa memang kamu kurang harmonis?” tanyaku padanya.“Itulah Kak nasib buruk yang menimpaku. Kerinduan kami selama 10 tahun betul-betul terobati malam itu, bahkan kami mencetak sejarah hidup yang sulit terlupakan lagi. Aku sama sekali tidak bisa merasakan kebahagiaan dan kenikmatan yang sama ketika kita belajar bersama di rumahmu tempo hari” sambungku sambil memeluk tubuhnya, malah membelai rambutnya yang agak panjang dan terasa harum. Apa jadinya kira-kira jika istrimu tahu soal pertemuan kita di wisma ini. Alangkah nikmat dan bahagianya perasaanku malam itu. Sayang Sari hanya sempat bermalam 1 malam di kotaku karena takut menimbulkan masalah baru pada rumah tanggaku, sementara aku masih siap




















