Bukan salah satu dari centengnya kemarin, tapi seorang pemuda ganteng berkaca mata, dengan dandanan yang rapih.“Wah, pacarmu sudah bangun rupanya.” ujar si pria Italia saat melihat saya terjaga. Bokep in “Pentil kamu udah tegang gini.” jawabnya cuek sambil menatap ke dua puting susu saya. Aduhh, Jenny benar-benar mengerti bagaimana menaklukkan seorang wanita innocent seperti saya ini. Senyuman seorang sahabat, bukannya senyuman mesra seorang kekasih. Apalagi setelah ia mengatakan itu, ia menatap saya dalam-dalam sambil menyunggingkan senyum aneh.Ia lalu melangkah mendekati saya. Itu pasti segerombolan preman kasar pegawai perusahaan Italia yang menagih uang keamanan.




















