Nah, yang itu, Titi, anak Sukabumi… Kalau untuk servis ekstra, Titi ini jagonya. Bokepin Hembusan AC tidak mampu mengusir kegelisahannya.Episode 2: Si Mungil“Malam, oom!” sosok mungil berambut pendek itu sudah berdiri di depan pintu, mengejutkan Windu yang masih berusaha menenangkan diri. “Bangsat! Tapi yang keluar justru suara gemetar. Pelan-pelan ia mulai meremas benda kecil itu. Mas Wawan rileks aja…”
Si mungil kini menanggalkan baju putih tipisnya, lalu roknya. Tubuhnya menegang. Berjalan dan terus berjalan.Epilogue: Bangsaaaaattttt!Dengan tubuh penuh keringat, Windu memasuki kamar kosnya. Langit bertambah gelap, yang tersisa hanya guratan jingga di ufuk barat.“Belum pernah beginian yah…? “Mmhhh… ahhhhh!! Kedua benda bulat itu benar-benar ekstra besar dan menggantung.




















