setalah senjata itu keras dan siap bertempur, dihunuskannya keliang memek Licia. Bokepin yang sebut saja namanya Licia, wanita cantik bertubuh bohay yg telah kupacari dari awal. begitu pikirna yg terlintas dalam benak ku.Malam harinya ketika aku sedang duduk santai di berenda rumah dg menikmati secangkir kopi, ibu datang menghampiriku.“Johan..besok malam ibu mau menginap dirumah Mas mu”“Lho .. aku mau minim dulu, kakak mau ga ??” aku mencoba menawarinya“boleh Johan,,sangking seriusnya kakak jd megap-megap juga ni nontonnya” yes… hatiku berteriak.satu langkah aku telah menang. kini CD itu berhasil kulepaskan dg sedikit bantuan dari dirinya.“kakak Aku mau jilati punya kakak ” mendengar apa yg barusan kukatakan Feli hanya diam sambi memejamkan mata, & akupun langsung menuju memeknya itu.terlihat punya Feli itu telah berlendir, &




















