Kok nggak pernah telpon aku?”
“Kartu nama Mas ditemukan suamiku dan dibuangnya”.Aku mengangguk-anggukkan kepalaku.“Sekarang mau kemana?” tanyaku. Ahh..!!”
“Ahh.. Bokepin Ia tinggal bersama pemilik rumah, dan pemilik rumahnyapun mengerti dan mau menerima keadaannya. “Sama aja. “Ah Mas ini. Namun kali ini aku ambil sewa kamar selama dua jam. Kulihat dari samping ternyata memang Santi.“San.. Selesai mandi aku keluar dari kamar mandi dengan berlilitkan handuk.Kulihat Santi sedang berdiri dan mulai membuka kancing gaunnya. Nggak. Kita ke kamar yuk!” ajaknya.Akhirnya setelah tercapai kesepakatan, singkat cerita kami sudah berada di dalam kamar hotel kumuh yang bertebaran di sana. Kalau mau saya ambilkan”.Aku kemudian mengiakannya.




















