Kulihat dari tadi kelihatannya kamu sedikit kedinginan”, ucapnya lagi sembari menyodorkan minuman tersebut.Kuraih minuman tersebut, dan mulai kuminum secara dikit demi sedikit sampai habis, memang benar beberapa saat kemudian aqu merasakan badan dan pikiranku sedikit tenang, rasa gorgi sudah mulai menghilang, dan aqu juga merasakan ada aliran hangat yg mengaliri seluruh syaraf-syaraf badanku.Su’eng kemudian menyetel lagu-lagu lembut di kamarnya, dan mengajakku berbincang-bincang hal-hal yg ringan. Sesewaktu itu juga aqu membenci swamiku. Bokepin Menurut saya, sayg sekali bunga yg indah cuma dipajang di rumah saja” ucap Su’eng.Aqu makin kaku hati mendengar ucapan rayuan-rayuan gombalnya itu, Tetapi aqu mencoba menahan diri, kerana aku menyadari Mas Berto berutang uang kepadanya.




















