Dan kamipun tiduran sejenak dalam penat nikmat yang tersisa.Sampai pada saat aku terjaga saat merasakan paha kananku ada sesuatu yang merayap… aku coba walau males… ‘tuk membuka mataku dan… benar-benar terbelalak jadinya… saat tau apa yang menyentuh pahaku. ”Dik Joss… ini anaknya Bik Surti, terpaksa saya bawa karena ibunya sedang pulang kampung beberapa hari… tapi dia bisa mijit kok… walaupun ngga’ sepinter ibunya. Bokepin lemas puas.Lima sepuluh menit kami masih rebahan tumpang tindih sampe aku bangkit dan mencuci peralatanku… lalu kukenakan pakaianku dan kusulut sebatang rokok sambil ngeloyor kejalanan… mencari pak Yatno. ” Massage creamnya ada di meja belajar ” kataku sambil langsung tiduran tengkurap.Tangannya mulai memegang telapak kakiku… terus kebetis… memijat sambil mengurut… sama persis dengan apa yang dilakukan ibunya padaku.




















