mas mau adegan apa lagi ?” Tanya Andina yang mulai gugup melihat suasana yang tidak menguntungkan itu. Bokepin Matanya terpejam erat tubuhnya bergetar disaat kembali tangan-tangan Ayung menyentuh tubuhnya.Tangan trampil Ayung kemudian beraksi kembali dengan melepaskan bh yang dikenakan Andina. Ditekuknya kedua kaki Andina hingga bagian paha menyentuh dada. “Saya Andina….”, balas Andina sambil menjulurkan tangannya untuk bersalaman. Frans mengambil posisi dibelakang tubuh Andina.Nafas Andina terdengar tersengal-sengal tubuhnya bergetar disaat tangan Frans mengelus-elus punggung Andina yang halus dan lembut itu. Andinapun terkejut sambil bertanya “Apa mas…?”. “Tante…Dina berangkat dulu yah”, pamit Dina kepada tantenya. Segera kawanan crew pembuatan filem itu membereskan peralatan mereka dan merapikan diri.Waktu menunjukkan pukul 12 siang, merekapun meninggalkan ruangan itu dan pergi meninggalkan tubuh Andina yang masih tergeletak




















