aahh”, tidak lama setelah itu bendunganku jebol, kutusuk keras banget, dan spermaku menyemprot lima kali di dalam. Di depan pintu kamar mandi kusergap dia, kuangkat satu pahanya dan kutusuk sambil berdiri. Bokep “Ko!” Irene memekik. hhh.. “Makasih juga ya Ko, kamu juga hebat”, suatu pujian yang biasa kuterima.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, “Jawab dong, mau udahan gak?” aku menggodanya lagi sambil tetap menghujamkan batang kemaluanku ke liang kemaluannya. “Ehmmm!” Irene terkejut hingga mengerang singkat tapi tubuhnya secara otomatis tetap menagih dengan gerakan pantatnya naik turun. Soalnya liang kemaluannya sudah semakin berdenyut dan menggigit batang kemaluanku. Tampak wajahnya yang merah padam penuh dengan peluh, nafasnya berat terasa menerpa wajahku.




















