Air mata Desy bercucuran di pipi.Kemudian Roy mengikatkan kawat halus di kedua jepitan tadi, mengulurnya dan kemudian mengikatnya ke pegangan pintu masuk. Bokepin Sekarang ia berdiri di depan meja kasir. Kemudian Desy menjerit ketika si Gondrong mengigit puting susunya.“Diem! Melihat sekelilingnya, Desy berusaha menemukan sesuatu untuk membebaskan dirinya. jangan buka! naik ke sini!” berandal tadi menyapu barang-barang yang ada di atas meja layan hingga berjatuhan ke lantai. Makasih.” gelandangan tadi melepaskan ikatan Desy. Mereka berdua, menerobos masuk membuat Desy yang sedang berkonsentrasi pada bukunya terkejut.“Keluarin uangnya!” perintah si Gondrong, sementara si Kumis memutuskan semua kabel video dan telepon yang ada di toko itu. Saya puas sekali! Toko saya dirampok, saya diikat dan diperkosa! Memar-memar menghiasi seluruh tubuhnya, mulai pinggang, dada dan pinggulnya.Desy














