kamu kok tiba-tiba lari, kenapa?” Aku hanya terdiam dan aku tak tahu apa yang terjadi, badanku terasa lemas seperti yang sudah menempuh perjalanan jauh. sekali Gung” dan terdengar desahan kecil“aacchh..” barengan itu pula saya ingin ke belakang, rasanya kepingin pipis, sambil mengangkat kepala dari payudaranya. Bokepin kesini bentar”, langkahku terhenti dan membalikan badan untuk menghampirinya. Susunya masih kecil seukuran dengan kepalan tangan. Para pembaca sekalian.., itulah kisah nyata yang menimpa saya sebagai anak kampung.. kamu apa-apaan geli ah..” Saya berhenti sejenak dan saya tatap matanya yang penuh gairah, lalu saya berkata “Tapi kamu suka kan..” ia cuma mengangguk sambil tersenyum.




















