Aku berbicara dengan tenang, agar membuat dia merasa sedikit lebih nyaman dan mudah untuk mengerti tetang situasi yang ada pada kami sekarang, dan memudahkan dia untuk membicarakannya.“ Janji ya Mam..!!” Kata anak ku sambil melirik kearah mata ku sesaat, dan kembali menatap kearah meja.Aku menganggukan kepala dan melempar senyum kepadanya sambil berkata,” Ya, mama berjanji.” Jawabku dengan nada yang halus.“Oke”, kata dia kepadaku sambil sedikit menganggukan kepalanya. Bokep Aku biarkan satu tanganku untuk menolong memberikan kocokan dan hisapan keibuan pada penis anakku, kuhisap kepala penisnya bersamaan dengan kocokan tanganku pada batangnya, mengocok batang penisnya naik turun secara teratur dan perlahan dengan tempo yang sama dengan hisapan mulutku pada kepala penisnya yang sudah basah berlumur oleh ludahku, dimana tanganku yang satu lagi mulai




















