Ya udah berkasnya kamu taruh saja dulu disini, bilang ke Pak Tio besok pagi rangkumannya akan saya serahkan langsung di ruangannya”.Wiwin lalu meletakkan berkas-berkas tersebut di atas meja kerja Lia, “Kalau begitu saya permisi dulu Mbak”.“Oh iya Win, kamu nggak back up datanya dalam bentuk softcopy?”.“Sudah Mbak, sudah saya taruh juga di dalam map”.“Kalau begitu makasi ya…”.“Sama-sama Mbak”, kemudian Wiwin melemparkan senyum ke arah Pak Wid. Bokepin Pak Wid terlihat tak tahan melihat ekspresi wajah Lia langsung mendekat sambil mengacungkan batang penisnya yang sudah tegang maksimal“You’re so deam bitchy secretary…!”.“Tapi Bapak suka kan?”.“Suka banget… you make me turn on very high…”.“Terus nunggu apa lagi Pak?




















