Bosan dengan posisinya, Tomo membalikkan posisi tubuhku menjadi telungkup.“Erriik..!! Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Bokep in Dan setiba di kamar, aku memeluk Tomo sambil mengucapkan terima kasih.“Terima kasih Tomo..aku sayang sekali sama Tomo..”Tomo pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius. Sara melirik ke arah Tomo yang sedang duduk di meja pojok bersama Tomi.“Hey Maria, Tomo itu ganteng banget ya? Kalau kamu capek, besok bolos saja.”Tomo pun menggendongku yang masih terisak kekamar tidurku. Itu namaku. Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. Kedua orang tuaku meninggal karena kecelakaan ketika aku berusia 11 tahun. Sakit!! Ayo, aku temani kamu sampai kamu tertidur. Dia memperhatikanku sejenak dan senyuman misterius




















