Pak Mamat mendengarnya dengan penuh perhatian dan sesekali mencuri pandang dada Clara. Bokepin Pak Mamat amat disegani dan ia termasuk orang kaya didesa itu. Sebagai laki-laki berpengalaman tidaklah susah bagi Pak Mamat untuk menaklukkan Clara, yang ia tahu belum begitu tau tentang dunia sex dan laki-laki. Clara sadar dan menahan gerakan tangan Pak Mamat..“Sudah pak…, jangan lagi pak…” sambil memakai kimononya kembali sedang bhnya telah terjatuh.Pak Mamat kaget dan ia memandang mata Clara, ada nafsu tertahan, namun ia harus mulai memasang strategi agar Clara kembali bisa ia kuasai.“Maaf bu.., kalau tadi saya lancang.” kata Pak Mamat.Clara diam saja.




















