No info
Kita sedang di ruang serbaguna apartemenku. Bokepin “Thanks,” kata Timo pelan.Aku beranjak mengambil handuk. Edwin! Selang beberapa saat di tengah- tengah kediaman kita berempat, Budi bangun dari duduknya, berkata dan meninggalkan kita bertiga masuk ke dalam kamar tidur. Setelah sesaat jari-jarinya memainkan lubangnya sendiri selagi aku dan Timo berciuman, Budi beranjak jongkok di atas pinggulku. Hal itu terjadi tepat saat Budi sedang membuka pintu, akan keluar dari kamar. “Gue tiba-tiba keinget sesuatu. Yang aku khawatirkan sekarang hanya kalau-kalau Edwin memberitahukan hal ini ke orang-orang lain. Dan keperluan apa yang Timo punya denganku.Sekarang hanya tinggal aku dan Timo di ruangan ini.





















