Setelah memperkanalkan diri ternyata dia hendak menyewa salah satu kamar kos saya yang kebetulan saat itu memang ada yang kosong.Kemudian saya-pun mengajak Felisa ke dalam dan melihat salah satu kamar yang memang baru saja habis sewanya dan tidak diperpanjang. Bokepin saya terima tawaran kamu Mas ”, Felisa menjawab dengan lantangnya.Sekarang giliran saya yang kaget mendengar jawaban dari Felisa. Kemudian Felisa menarikku keatas kasur dan mulai menjilati kepala kejantananku, rasanya saat itu kepala Penisku seperti kesemutan, beuhhh… enak-enak geli gimana gitu.Sesekali Felisaa menyedot semua batang kejantananku kedalam mulut-nya. Aghhhhhh… ”, desah Felisa mengerang keenakan.Disatu titik dia melepaskan nafasnya dalam dalam, tak lama kemudian keluarlah cairan putih dari lubang Vagina-nya yang berbau khas, hal itu semakin membuat saya semakin nafsu saja.




















