Lagi-lagi kami terjebak dalam pembicaraan yang menjurus ke arah seks. Kurasakan cairan hangat membasahi perutku. Bokepin Dan aku berusaha untuk melupakannya.Setelah aku pindah dari rumahku yang sebelumnya, Kakak laki-laki dari ibuku, Paman Denny (maaf, nama samaran) ikut tinggal di rumahku. Setiap ia menggumuliku, perasaanku bercampur aduk. “Yah.. Aku balikkan badannya sehingga aku berada di atasnya sekarang. Namun dalam hitungan menit, ia kembali memanggilku dan kembali bertanya“Ko, udah tidur belum?”
“Belum, kenapa?”, jawabku sekenanya. Aku raba punggungnya. Setiap ia menggumuliku, perasaanku bercampur aduk. Aku balikkan badannya sehingga aku berada di atasnya sekarang. Ia telah tiada!Dadaku sesak saat itu. Dan bahan pembicaraan kami seperti tidak ada habisnya.Malam itu aku tidak bisa tidur. Kukatakan kepadanya agar jangan melakukannya lagi.




















