Kubolak-balik halamannya, ada bagian yang ditandai. Aku tetap memegang dadanya, sampai aku tertidur dengan damai. Bokep in Samar-samar, dari sinar lampu templok dapat kulihat pangkal pahanya yang tertutup celana dalam putih. Sepatu-sepatu terjatuh menimbulkan suara berisik. Aku agak risih saat tangannya menyentuh kejantananku. Entah ide dari mana, pelan-pelan tanganku menyentuh dadanya. Kak Tina mengambil novelnya, hendak menyimpannya di dalam lemari. Memandanginya. Baju kaos itupun tersingkap bagian atasnya, menampakkan dadanya yang kemarin malam aku sentuh. Aku membiarkan saja. Bu Rochim pulang.Serentak kami berdiri. Mengelus-elus si kecil yang telah bangun. Mukaku tepat di antara bukit kembarnya, sedang kejantananku tepat di kewanitaannya.




















