Lina mengambil sebatang rokok, dan langsung menyalakannya. Bokepin Yuni pramugari senior berwajah manis bertubuh montok karena memakai spiral sebagai pengaman kalo terjadi ‘insiden’. Perlahan kuputar, kuaduk, kukocok dengan pelan nan mersa.Lambat laun Lina mulai mengikuti irama yang kumainkan. Setelah kuangkat terdengar suara merdu seorang wanita. “Katanya, dia tertarik kaos kamu, dia nanya itu kaos joger apa bukan..”
Memang, kebetulan aku memakai kaos joger hijau tua bertuliskan: “Ma’af anu saya cuma ‘L’ “
“Cakep nggak Lex? Kujilat dengan mesra, Lina menjerit tertahan, tubuhnya sangat tegang lalu mengendur. Setelah amblas di mulut, kumainkan dengan lidah. Malam ini kebetulan tidak ada “tamu penting” katanya. Kutekan sedikit pahanya ke arah dadanya.




















